Proses Keluarga (L.13123)

Proses Keluarga (L.13123)

by

in

I. Luaran Keperawatan: Proses Keluarga (L.13123)

Definisi: Kemampuan keluarga untuk berubah dalam hubungan atau fungsi anggota keluarga.

Ekspektasi: Membaik.

Kriteria Hasil
Menurun (1)
Cukup Menurun (2)
Sedang (3)
Cukup Meningkat (4)
Meningkat (5)
Adaptasi keluarga terhadap situasi
1
2
3
4
5
Kemampuan keluarga berkomunikasi terbuka
1
2
3
4
5
Kemampuan keluarga memenuhi kebutuhan fisik
1
2
3
4
5
Kemampuan keluarga memenuhi kebutuhan emosional
1
2
3
4
5
Kemampuan keluarga mencari bantuan secara tepat
1
2
3
4
5
Aktivitas mendukung keselamatan anggota keluarga
1
2
3
4
5
Aktivitas mendukung pertumbuhan anggota keluarga
1
2
3
4
5
Ketepatan peran keluarga pada tahap perkembangan
1
2
3
4
5
Sikap respek antara anggota keluarga
1
2
3
4
5
Minat keluarga melakukan aktivitas yang positif
1
2
3
4
5
Kemampuan keluarga pulih dari kondisi sulit
1
2
3
4
5
Keseimbangan otonomi dan kebersamaan
1
2
3
4
5
Perhatian pada batasan anggota keluarga
1
2
3
4
5
Hubungan dengan masyarakat
1
2
3
4
5
Adaptasi keluarga terhadap perubahan
1
2
3
4
5

II. Intervensi Keperawatan (SIKI) Terkait

Untuk mendukung optimalisasi fungsi keluarga, berikut adalah tiga intervensi utama dengan format OTEK:

1. Dukungan Koping Keluarga (I.09260)

  • Observasi:
    • Identifikasi respons emosional keluarga terhadap kondisi saat ini.
    • Identifikasi beban prognosis secara psikologis bagi keluarga.
    • Identifikasi pemahaman keluarga terhadap keputusan perawatan setelah pulang.
  • Terapeutik:
    • Fasilitasi memperoleh pengetahuan, keterampilan, dan peralatan yang diperlukan untuk mempertahankan perawatan pasien.
    • Hargai dan dukung mekanisme koping adaptif yang digunakan keluarga.
    • Berikan kesempatan berkunjung bagi anggota keluarga secara rutin.
  • Edukasi:
    • Informasikan kemajuan pasien secara berkala kepada keluarga.
    • Ajarkan cara perawatan yang dapat dilakukan oleh keluarga.
  • Kolaborasi:
    • Rujuk untuk terapi keluarga atau konseling, jika perlu.

2. Promosi Proses Keluarga (I.13496)

  • Observasi:
    • Identifikasi tipe koping keluarga dan gaya kepemimpinan dalam keluarga.
    • Identifikasi adanya indikasi konflik inter personal dalam keluarga.
  • Terapeutik:
    • Fasilitasi musyawarah keluarga untuk menyelesaikan masalah dan pengambilan keputusan.
    • Diskusikan peran masing-masing anggota keluarga dalam menghadapi situasi sulit.
    • Libatkan anggota keluarga dalam penyusunan rencana asuhan keperawatan.
  • Edukasi:
    • Jelaskan strategi untuk meningkatkan komunikasi yang terbuka dan jujur antar anggota keluarga.
  • Kolaborasi:
    • (Fokus pada koordinasi internal keluarga dan dukungan sosial masyarakat).

3. Promosi Kesiapan Menjadi Orang Tua (I.13494)

  • Observasi:
    • Identifikasi kesiapan orang tua dalam menerima peran baru atau perubahan tahap perkembangan.
    • Monitor interaksi antara orang tua dan anak.
  • Terapeutik:
    • Fasilitasi orang tua dalam mengidentifikasi sumber dukungan komunitas.
    • Berikan dukungan emosional kepada orang tua dalam menjalankan perannya.
  • Edukasi:
    • Ajarkan mengenai kebutuhan fisik dan emosional anak sesuai tahap tumbuh kembangnya.
    • Anjurkan orang tua untuk meluangkan waktu berkualitas bersama anggota keluarga.
  • Kolaborasi:
    • Kolaborasi dengan lembaga sosial atau kelompok pendukung (support group) di masyarakat.

III. Referensi Literatur

  1. PPNI (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.
  2. PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.
  3. Friedman, M. M., Bowden, V. R., & Jones, E. G. (2010). Family Nursing: Research, Theory, and Practice. Pearson Education.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *