Kategori: SDKI
-

RISIKO HIPOTERMIA (D.0140)
DIAGNOSA KEPERAWATAN: RISIKO HIPOTERMIA (D.0140) A. DEFINISI B. TINJAUAN ILMIAH RISIKO HIPOTERMIA Risiko hipotermia adalah kondisi kerentanan individu terhadap kegagalan mekanisme regulasi suhu tubuh (termoregulasi) yang berpotensi menyebabkan suhu inti tubuh turun di bawah rentang fisiologis normal (<36,5°C atau 97,7°F). Secara klinis, kondisi ini sering dikaitkan dengan ketidakseimbangan antara produksi panas tubuh, konservasi panas, dan…
-

RISIKO GANGGUAN INTEGRITAS KULIT/JARINGAN (D.0139)
DIAGNOSA KEPERAWATAN: RISIKO GANGGUAN INTEGRITAS KULIT/JARINGAN (D.0139) A. DEFINISI B. DEFINISI ILMIAH Risiko gangguan integritas kulit/jaringan merupakan suatu kondisi klinis di mana individu memiliki kerentanan tinggi terhadap kerusakan struktur anatomis dan fungsi fisiologis kulit (epidermis dan dermis) serta jaringan penyokong di bawahnya (membran mukosa, kornea, fasia, otot, tendon, tulang, kartilago, kapsul sendi, dan/atau ligamen). Kondisi…
-

RISIKO CEDERA PADA JANIN (D.0138)
DIAGNOSA KEPERAWATAN: RISIKO CEDERA PADA JANIN (D.0138) A. DEFINISI B. FAKTOR RISIKO Penegakan diagnosis risiko ini didasarkan pada adanya kondisi atau situasi yang meningkatkan probabilitas terjadinya cedera, yang meliputi: C. LUARAN KEPERAWATAN (SLKI) Intervensi diarahkan untuk mencapai kondisi Tingkat Cedera Menurun (L.14136) dengan indikator keberhasilan klinis sebagai berikut: D. INTERVENSI KEPERAWATAN UTAMA (SIKI) Observasi Terapeutik…
-

RISIKO CEDERA PADA IBU (D.0137)
DIAGNOSA KEPERAWATAN: RISIKO CEDERA PADA IBU (D.0137) A. DEFINISI B. FAKTOR RISIKO C. KONDISI KLINIS TERKAIT D. KRITERIA LUARAN (SLKI) Intervensi keperawatan diarahkan untuk mencapai Tingkat Cedera Menurun (L.14136). Indikator keberhasilan yang diharapkan meliputi: E. INTERVENSI KEPERAWATAN STRATEGIS (SIKI) 2. Pemantauan Tanda Vital Maternal 3. Edukasi Persalinan Aman 4. Manajemen Lingkungan F. PERSPEKTIF GLOBAL DAN…
-

RISIKO CEDERA (D.0136)
DIAGNOSA KEPERAWATAN: RISIKO CEDERA (D.0136) A. DEFINISI B. FAKTOR RISIKO Identifikasi faktor risiko sangat krusial untuk menentukan intervensi pencegahan yang tepat. Faktor-faktor ini dikategorikan menjadi dua dimensi utama: 2. Faktor Risiko Internal (Individu) C. KONDISI KLINIS TERKAIT D. LUARAN KEPERAWATAN (SLKI) Target utama dari manajemen keperawatan adalah Tingkat Cedera Menurun (L.14136). Keberhasilan intervensi dievaluasi berdasarkan…
-

RISIKO BUNUH DIRI (D.0135)
DIAGNOSA KEPERAWATAN: RISIKO BUNUH DIRI (D.0135) A. DEFINISI B. FAKTOR RISIKO Penegakan diagnosis ini didasarkan pada identifikasi faktor-faktor yang meningkatkan probabilitas perilaku destruktif diri: C. LUARAN KEPERAWATAN (SLKI) Tujuan utama intervensi adalah Kontrol Diri Meningkat (L.09076), dengan kriteria hasil yang terukur: D. INTERVENSI KEPERAWATAN (SIKI) Manajemen klinis difokuskan pada pengamanan pasien dan stabilisasi emosional: 1.…
-

RISIKO KEHAMILAN TIDAK DIKEHENDAKI (D.0134)
DIAGNOSA KEPERAWATAN: RISIKO KEHAMILAN TIDAK DIKEHENDAKI (D.0134) A. DEFINISI ILMIAH Risiko kehamilan tidak dikehendaki didefinisikan sebagai kerentanan seorang perempuan untuk mengalami konsepsi yang tidak direncanakan, tidak diinginkan, atau tidak tepat waktu (mistimed). Secara klinis, diagnosis ini merupakan kondisi “risiko” yang berarti masalah belum terjadi, namun terdapat faktor-faktor yang secara signifikan meningkatkan kemungkinan terjadinya peristiwa tersebut.…
-

PERLAMBATAN PEMULIHAN PASCABEDAH (D.0133)
DIAGNOSA KEPERAWATAN: PERLAMBATAN PEMULIHAN PASCABEDAH (D.0133) A. DEFINISI B. DEFINISI KLINIS Perlambatan pemulihan pascabedah didefinisikan sebagai suatu kondisi di mana pasien mengalami perpanjangan waktu atau jumlah hari yang dibutuhkan setelah prosedur pembedahan untuk dapat memulai kembali dan melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari secara mandiri. Fenomena ini sering dikaitkan dengan respon metabolik terhadap trauma bedah yang berkepanjangan…
-

PERILAKU KEKERASAN (D.0132)
DIAGNOSA KEPERAWATAN: PERILAKU KEKERASAN (D.0132) A. DEFINISI B. DEFINISI ILMIAH Perilaku kekerasan didefinisikan sebagai suatu bentuk ekspresi kemarahan yang maladaptif, berlebihan, dan tidak terkendali, baik secara verbal maupun fisik. Kondisi ini berisiko tinggi menyebabkan cedera pada diri sendiri, orang lain, maupun kerusakan pada lingkungan fisik. Secara psikopatologis, perilaku ini sering kali merupakan respons terhadap stresor…
-

HIPOTERMIA (D.0131)
DIAGNOSA KEPERAWATAN: HIPOTERMIA (D.0131) A. DEFINISI B. DEFINISI ILMIAH Hipotermia adalah suatu kondisi kegagalan mekanisme regulasi suhu tubuh (termoregulasi) yang mengakibatkan suhu inti tubuh berada di bawah rentang normal fisiologis (<35°C atau 95°F). Secara klinis, kondisi ini mengganggu fungsi metabolik, enzimatik, dan sistem organ vital akibat pelepasan panas tubuh yang melebihi kemampuan produksi panas internal.…
