Daftar Isi
Tabel Luaran Keperawatan (SLKI)
1. Peran Menjadi Orang Tua (L.13120)
Definisi: Kemampuan orang tua memberi lingkungan bagi anak atau anggota keluarga yang cukup, untuk memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan.
Ekspektasi: Membaik.
Kriteria Hasil | Menurun (1) | Cukup Menurun (2) | Sedang (3) | Cukup Meningkat (4) | Meningkat (5) |
Bounding attachment | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Perilaku positif menjadi orang tua | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Interaksi perawatan bayi | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Verbalisasi kepuasan memiliki bayi | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Memberi pengertian pada anak/keluarga | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Kebutuhan fisik anak/keluarga terpenuhi | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Kebutuhan emosi anak/keluarga terpenuhi | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Keinginan meningkatkan peran | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Kepuasan dengan lingkungan rumah | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Harapan anak/keluarga yang realistis | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Stimulasi visual | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Stimulasi taktil | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Stimulasi pendengaran | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Intervensi Keperawatan (SIKI) Terintegrasi
1. Promosi Peran Menjadi Orang Tua (I.13496)
Intervensi untuk meningkatkan kemampuan orang tua dalam menjalankan fungsi pengasuhan.
- Observasi:
- Identifikasi kesiapan orang tua dalam menerima peran.
- Monitor interaksi orang tua dengan anak (mis: cara menyentuh, berbicara, dan merespon).
- Terapeutik:
- Fasilitasi orang tua untuk melakukan skin-to-skin contact dengan bayi.
- Berikan dukungan psikologis dan apresiasi terhadap perilaku positif orang tua.
- Libatkan seluruh anggota keluarga dalam proses perawatan anak.
- Edukasi:
- Ajarkan teknik perawatan bayi secara mandiri (mis: memandikan, menyusui).
- Jelaskan tahap pertumbuhan dan perkembangan anak yang normal.
- Kolaborasi:
- Rujuk ke kelompok pendukung pengasuhan atau konselor keluarga jika diperlukan.
2. Dukungan Penampilan Peran (I.13478)
Intervensi untuk memfasilitasi individu dalam memikul tanggung jawab perannya secara efektif.
- Observasi:
- Identifikasi hambatan dalam menjalankan peran (mis: kelelahan fisik, beban ekonomi).
- Identifikasi adanya perubahan peran dalam keluarga.
- Terapeutik:
- Fasilitasi adaptasi peran yang baru (seperti menjadi orang tua baru atau pemberi asuhan utama).
- Diskusikan strategi untuk meningkatkan keterampilan dalam menjalankan peran.
- Edukasi:
- Ajarkan teknik manajemen stres bagi pemberi asuhan.
- Informasikan sumber daya komunitas yang tersedia untuk membantu tugas pengasuhan.
- Kolaborasi:
- Kolaborasi dengan pekerja sosial untuk pemenuhan kebutuhan pendukung jika ada masalah finansial/sosial.
3. Edukasi Orang Tua: Fase Bayi (I.12400)
Fokus pada peningkatan pemahaman spesifik mengenai kebutuhan bayi untuk keberhasilan peran orang tua.
- Observasi:
- Identifikasi pengetahuan orang tua tentang kebutuhan nutrisi dan stimulasi bayi.
- Terapeutik:
- Sediakan materi edukasi yang menarik mengenai perawatan bayi.
- Jadwalkan waktu diskusi yang tenang dengan orang tua.
- Edukasi:
- Ajarkan cara menstimulasi perkembangan bayi secara visual, taktil, dan pendengaran.
- Anjurkan orang tua untuk segera merespon tangisan bayi guna membangun kepercayaan (trust).
- Kolaborasi:
- Kolaborasi dengan ahli gizi untuk edukasi pemberian ASI eksklusif atau MPASI.
Literatur
- PPNI (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.
- PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.
- Wong, D. L. (2018). Essentials of Pediatric Nursing. 10th Edition. Missouri: Mosby.

Tinggalkan Balasan