URINALISIS

PEMERIKSAAN URINALISIS

Pemeriksaan
Nilai Normal
Warna urin
Kuning jernih
pH urin
4,5 – 8
Berat jenis urin
1,005 – 1,030
Protein urin
Negatif
Glukosa urin
Negatif
Keton urin
Negatif
Leukosit urin
0 – 5/LPB
Eritrosit urin
0 – 2/LPB

Analisis Parameter Urinalisis Pemeriksaan ini mengevaluasi karakteristik fisik dan kimia urin untuk mendeteksi gangguan pada sistem perkemihan serta gangguan metabolik sistemik. Warna urin menggambarkan konsentrasi dan hidrasi, sementara pH urin mengukur tingkat keasaman atau alkalinitas. Berat jenis urin menunjukkan kemampuan ginjal dalam memekatkan urin. Parameter kimia seperti protein, glukosa, dan keton digunakan untuk menskrining kebocoran ginjal atau gangguan metabolisme karbohidrat dan lemak. Kehadiran leukosit dan eritrosit dalam sedimen urin memberikan indikasi adanya respon inflamasi, infeksi, atau trauma pada saluran kemih.

SDKI Yang Berkaitan Urinalisis

  1. Gangguan Eliminasi Urin (D.0040)
  2. Hipervolemia (D.0022)
  3. Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah (D.0027)
  4. Risiko Ketidakseimbangan Cairan (D.0036)
  5. Risiko Ketidakseimbangan Elektrolit (D.0037)
  6. Risiko Cedera (D.0136)

Diagnosa Medis Terkait

  1. Diabetes Mellitus
  2. Infeksi Saluran Kemih (ISK)
  3. Gagal Ginjal Akut atau Kronis
  4. Nefrolitiasis (Batu Ginjal)
  5. Glomerulonefritis
  6. Ketoasidosis Diabetik
  7. Preeklampsia

Kondisi Klinis Terkait

  1. Dehidrasi atau overhidrasi
  2. Gangguan fungsi filtrasi dan reabsorpsi ginjal
  3. Peradangan atau infeksi pada traktus urinarius
  4. Gangguan metabolisme glukosa sistemik
  5. Trauma pada area ginjal atau kandung kemih
  6. Efek samping penggunaan obat-obatan tertentu yang diekskresikan melalui ginjal