FUNGSI JANTUNG

PEMERIKSAAN FUNGSI JANTUNG

Pemeriksaan
Nilai Normal
Troponin
Negatif
CK-MB
0 – 5 ng/mL
BNP
< 100 pg/mL
EKG
Irama sinus normal
Denyut jantung
60 – 100 x/menit

Analisis Pemeriksaan Fungsi Jantung

Pemeriksaan fungsi jantung melibatkan serangkaian tes laboratorium dan diagnostik untuk mengevaluasi kondisi otot jantung serta aktivitas listriknya. Marker biokimia seperti Troponin dan CK-MB digunakan untuk mendeteksi adanya kerusakan pada miokardium, sementara BNP berfungsi sebagai indikator tekanan dan regangan pada dinding jantung. Elektrokardiogram (EKG) melengkapi analisis ini dengan merekam sinyal listrik untuk menilai irama dan frekuensi detak jantung secara real-time.

SDKI Yang Berkaitan Pemeriksaan Fungsi Jantung

  1. Penurunan Curah Jantung (D.0008)
  2. Risiko Penurunan Curah Jantung (D.0011)
  3. Gangguan Sirkulasi Spontan (D.0007)
  4. Intoleransi Aktivitas (D.0056)
  5. Risiko Gangguan Sirkulasi Spontan (D.0010)
  6. Nyeri Akut (D.0077)

Diagnosa Medis yang Berhubungan

Hasil dari rangkaian pemeriksaan ini umumnya dikaitkan dengan diagnosa medis seperti

  1. Infark Miokard Akut (IMA),
  2. Gagal Jantung Kongestif (CHF),
  3. Sindrom Koroner Akut (SKA),
  4. serta berbagai jenis gangguan irama jantung atau Aritmia.

Kondisi Klinis Terkait

Kondisi klinis yang memerlukan pemantauan hasil pemeriksaan ini meliputi

  1. penyakit jantung koroner,
  2. kardiomiopati,
  3. perikarditis,
  4. syok kardiogenik,
  5. hingga evaluasi pasca tindakan intervensi jantung seperti pemasangan ring atau bedah pintas koroner.