| Defisit Nutrisi | |
|---|---|
| Luaran Utama | Status Nutrisi |
| Luaran Tambahan | Berat Badan, Eliminasi Fekal Fungsi Gastrointestinal Nafsu Makan Perilaku Meningkatkan Berat Badan Status Menelan, Tingkat Depresi Tingkat Nyeri |
Berikut adalah daftar Diagnosis Keperawatan (SDKI) yang memiliki kaitan erat dengan luaran Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI) Status Nutrisi (L.03030) atau yang sering disebut sebagai kaitan dengan kondisi Defisit Nutrisi.
DIAGNOSIS UTAMA (DIRECTLY RELATED)
Defisit Nutrisi (D.0019)
Kaitan : Ini adalah diagnosis primer di mana asupan nutrisi tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan metabolisme. Luaran Status Nutrisi berfungsi sebagai indikator keberhasilan utama untuk memenuhi peningkatan asupan makanan, berat badan, dan indeks massa tubuh (IMT).
Berat Badan Kurang (D.0018)
Kaitan: Diagnosis ini berfokus pada kondisi di mana berat badan berada di bawah rentang ideal. Luaran Status Nutrisi digunakan untuk memantau kriteria hasil seperti berat badan yang meningkat dan tebal lipatan kulit trisep.
DIAGNOSIS PENYEBAB DAN PENDUKUNG (ETIOLOGI/FISIOLOGIS)
Gangguan Menelan (D.0063)
Kaitan: Hambatan pada saluran pencernaan bagian atas yang menyebabkan asupan nutrisi tidak adekuat. Status Nutrisi menjadi target akhir untuk memastikan pasien tetap ternutrisi meskipun melalui modifikasi diet atau alat bantu.
Disfungsi Motilitas Gastrointestinal (D.0021): Gangguan pada kontraksi saluran cerna yang menghambat penyerapan nutrisi.
Ketidakmampuan Menelan MakananKaitan: Memerlukan pemantauan status nutrisi untuk memastikan bahwa meskipun ada gangguan motilitas, penyerapan nutrien tetap terjaga di level optimal.
Kebutuhan Metabolisme Tinggi
Risiko Defisit Nutrisi (D.0032)
Kondisi di mana pasien berisiko mengalami penurunan asupan nutrisi akibat faktor psikologis, ekonomi, atau peningkatan kebutuhan metabolik (misal: pada pasien luka bakar atau sepsis).
DIAGNOSIS PSIKOLOGIS DAN PERILAKU
Defisit Pengetahuan (D.0111)
Kaitan: Kurangnya informasi mengenai kebutuhan nutrisi yang tepat. Luaran Status Nutrisi membaik jika intervensi edukasi berhasil mengubah pola makan pasien.
Ansietas (D.0080)
Kaitan: Kondisi psikologis yang sering kali menyebabkan penurunan nafsu makan (anoreksia) yang berdampak langsung pada penurunan skor status nutrisi.

Tinggalkan Balasan