Kategori: SDKI
-

MENYUSUI TIDAK EFEKTIF (D.0029)
DIAGNOSA KEPERAWATAN: MENYUSUI TIDAK EFEKTIF (D.0029) A. DEFINISI B. DEFINISI KLINIS Menyusui tidak efektif adalah suatu kondisi klinis di mana ibu dan bayi mengalami ketidakpuasan atau kesulitan dalam proses pemberian ASI secara langsung dari payudara. Secara ilmiah, kondisi ini merupakan gangguan pada proses biopsikososial yang dinamis antara ibu dan anak, yang jika tidak segera diintervensi…
-

MENYUSUI EFEKTIF (D.0028)
DIAGNOSA KEPERAWATAN: MENYUSUI EFEKTIF (D.0028) A. DEFINISI B. INDIKATOR KLINIS (TANDA DAN GEJALA) Berdasarkan standar diagnosis keperawatan, efektivitas menyusui dapat divalidasi melalui data mayor dan minor sebagai berikut: Data Mayor Ibu menyatakan kepuasan dalam proses menyusui secara subjektif. Secara objektif, bayi mampu melekat pada payudara ibu dengan benar dan ibu mampu memposisikan bayi dengan teknik yang tepat. Mikusi…
-

KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH (D.0027)
DIAGNOSA KEPERAWATAN: KETIDAKSTABILAN KADAR GLUKOSA DARAH (D.0027) A. DEFINISI B. HIPERGLIKEMIA (KADAR GULA DARAH TINGGI): C. HIPOGLIKEMIA (KADAR GULA DARAH RENDAH): D. KRITERIA DIAGNOSIS Berdasarkan Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia, tanda dan gejala yang muncul meliputi: Tanda Mayor: Tanda Minor: E. LUARAN KEPERAWATAN (SLKI) Fokus utama hasil yang diharapkan adalah Kestabilan Kadar Glukosa Darah Meningkat (L.03022)…
-

KESIAPAN PENINGKATAN NUTRISI (D.0026)
DIAGNOSA KEPERAWATAN: KESIAPAN PENINGKATAN NUTRISI (D.0026) A. DEFINISI B. INDIKATOR DIAGNOSTIK Berdasarkan pendekatan klinis, penegakan diagnosis ini didasarkan pada temuan data berikut: C. LUARAN KEPERAWATAN (SLKI) Fokus utama dari intervensi adalah untuk mencapai Status Nutrisi Membaik (L.03030) dengan kriteria hasil yang terukur: D. STRATEGI INTERVENSI (SIKI) Pendekatan intervensi difokuskan pada penguatan pengetahuan dan modifikasi perilaku…
-

IKTERIK NEONATUS (D.0024)
DIAGNOSA KEPERAWATAN: IKTERIK NEONATUS (D.0024) A. DEFINISI B. DEFINISI ILMIAH Ikterik neonatus adalah manifestasi klinis berupa pewarnaan kuning pada kulit dan membran mukosa neonatus yang terjadi setelah 24 jam kelahiran. Kondisi ini disebabkan oleh akumulasi bilirubin tak terkonjugasi di dalam sirkulasi darah dan jaringan, yang melampaui kemampuan eliminasi hepar neonatus yang belum matang secara fungsional.…
-

HIPOVOLEMIA (D.0023)
DIAGNOSA KEPERAWATAN: HIPOVOLEMIA (D.0023) A. DEFINISI B. ETIOLOGI (PENYEBAB) Faktor-faktor penyebab hipovolemia secara ilmiah diklasifikasikan menjadi beberapa mekanisme utama: C. KONDISI KLINIS TERKAIT Penentuan diagnosis dilakukan dengan mengobservasi indikator mayor dan minor: Indikator Mayor (Objektif) D. TANDA DAN GEJALA Tanda dan Gejala Mayor: Tanda dan Gejala Minor: F. PATOFISIOLOGI Penurunan volume sirkulasi efektif mengakibatkan penurunan…
-

HIPERVOLEMIA (D.0022)
DIAGNOSA KEPERAWATAN: HIPERVOLEMIA (D.0022) A. DEFINISI B. ETIOLOGI DAN PATOFISIOLOGI Hipervolemia dipicu oleh beberapa mekanisme kegagalan sistemik yang mengganggu keseimbangan dinamis cairan tubuh. Berdasarkan tinjauan klinis, faktor penyebab utama meliputi: C. MANIFESTASI KLINIS Penegakan diagnosa hipervolemia didasarkan pada temuan data subjektif dan objektif yang menunjukkan adanya kelebihan beban cairan: D. INTERVENSI KEPERAWATAN UTAMA Strategi penatalaksanaan…
-

DISFUNGSI MORTILITAS GASTROINTESTINAL (D.0021)
DIAGNOSA KEPERAWATAN: DISFUNGSI MORTILITAS GASTROINTESTINAL (D.0021) A. DEFINISI B. ETIOLOGI DAN FAKTOR RISIKO Secara patofisiologis, gangguan motilitas ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor kompleks: C. MANIFESTASI KLINIS (INDIKATOR DIAGNOSTIK) Berdasarkan tinjauan klinis, tanda dan gejala yang muncul meliputi: Data Objektif Data Subjektif D. LUARAN KEPERAWATAN Target utama intervensi adalah Motilitas Gastrointestinal Membaik, dengan kriteria hasil:…
-

DIARE (D.0020)
DIAGNOSA KEPERAWATAN DIARE (D.0020) A. DEFINISI B. ETIOLOGI DAN PATOFISIOLOGI Pakar keperawatan membagi penyebab diare ke dalam beberapa kategori utama yang mengganggu keseimbangan homeostasis usus: C. GEJALA DAN TANDA KLINIS Berdasarkan kriteria diagnosis keperawatan, data yang sering ditemukan pada pasien meliputi dua kategori utama: Data Subjektif Data Objektif D. INTERVENSI KEPERAWATAN UTAMA Berdasarkan algoritma manajemen…
-

DEFISIT NUTRISI (D.0019)
DEFISIT NUTRISI (D.0019) A. DEFINISI B. ETIOLOGI (PENYEBAB) Faktor-faktor yang mendasari munculnya masalah ini secara ilmiah diklasifikasikan menjadi: C. INDIKATOR KLINIS (TANDA DAN GEJALA) Penegakan diagnosis ini harus didasarkan pada data objektif dan subjektif yang kuat: D. INTERVENSI UTAMA (MANAJEMEN NUTRISI) Tindakan keperawatan bertujuan untuk memastikan kebutuhan metabolik terpenuhi dengan langkah-langkah berikut: E. TANDA DAN…
