Ambulasi L.05038

Ambulasi L.05038

Definisi: Aktivitas berjalan dari satu tempat ke tempat lainnya secara mandiri baik dengan atau tanpa bantuan alat. Ekspektasi: Meningkat 

Kriteria Hasil
Menurun
Cukup Menurun
Sedang
Cukup Meningkat
Meningkat
Menopang berat badan
1
2
3
4
5
Berjalan dengan langkah yang efektif
1
2
3
4
5
Berjalan dengan langkah pelan
1
2
3
4
5
Berjalan dengan langkah sedang
1
2
3
4
5
Berjalan dengan langkah cepat
1
2
3
4
5
Berjalan menanjak
1
2
3
4
5
Berjalan menurun
1
2
3
4
5
Berjalan jarak pendek
1
2
3
4
5
Berjalan jarak sedang
1
2
3
4
5
Berjalan jarak jauh
1
2
3
4
5
Berjalan mengitari ruangan
1
2
3
4
5
Berjalan melewati rintangan
1
2
3
4
5
Kriteria Hasil
Meningkat
Cukup Meningkat
Sedang
Cukup Menurun
Menurun
Nyeri saat berjalan
1
2
3
4
5
Kaku pada persendian
1
2
3
4
5
Keengganan berjalan
1
2
3
4
5
Perasaan khawatir saat berjalan
1
2
3
4
5

Diagnosa SDKI yang berhubungan dengan SLKI ini adalah

A. DIAGNOSIS UTAMA (DIRECTLY RELATED)

  1. Gangguan Mobilitas Fisik (D.0054)
    • Ini merupakan diagnosis yang paling sering dihubungkan dengan luaran Ambulasi.
    • Kaitan: Pasien mengalami keterbatasan dalam gerakan fisik dari satu atau lebih ekstremitas secara mandiri. Fokus intervensi adalah meningkatkan kekuatan otot dan rentang gerak agar skor Ambulasi meningkat.
  2. Intoleransi Aktivitas (D.0056)
    • Kaitan: Pasien mengalami ketidakcukupan energi psikologis atau fisiologis untuk mempertahankan atau menyelesaikan aktivitas. Peningkatan ambulasi pada pasien ini bergantung pada manajemen konservasi energi.

B. DIAGNOSIS PENDUKUNG (INDIRECTLY RELATED)

Kaitan: Hambatan dalam kemampuan melakukan aktivitas perawatan diri (mandi, berpakaian, ke toilet) sering kali berakar dari ketidakmampuan ambulasi menuju lokasi fasilitas tersebut.

Gangguan Muskuloskeletal / Gangguan Neuromuskuler

Risiko Cedera (D.0136): Berkaitan dengan keamanan saat melakukan ambulasi. Jika skor ambulasi rendah (misal: berjalan dengan bantuan), maka risiko cedera meningkat.

Gangguan Citra Tubuh (D.0083): Terutama pada pasien dengan amputasi atau penggunaan alat bantu, yang secara psikologis menghambat motivasi untuk melakukan ambulasi.

Defisit Perawatan Diri (D.0109)


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *