Daftar Isi
Tabel Luaran Keperawatan (SLKI)
Penyembuhan Luka (L.14130)
Definisi: Tingkat regenerasi sel dan jaringan pada proses penutupan luka.
Ekspektasi: Meningkat.
Kriteria Hasil | Menurun (1) | Cukup Menurun (2) | Sedang (3) | Cukup Meningkat (4) | Meningkat (5) |
Penyatuan kulit | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Penyatuan tepi luka | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Jaringan granulasi | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Pembentukan jaringan parut | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Kriteria Hasil | Meningkat (1) | Cukup Meningkat (2) | Sedang (3) | Cukup Menurun (4) | Menurun (5) |
Edema pada sisi luka | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Peradangan luka | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Nyeri | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Drainase purulen | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Drainase serosa | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Drainase sanguinis | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Drainase serosanguinis | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Eritema pada kulit sekitar | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Peningkatan suhu kulit | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Bau tidak sedap pada luka | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Nekrosis | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Infeksi | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 |
Intervensi Keperawatan (SIKI) Terintegrasi
1. Perawatan Luka (I.14564)
Intervensi ini berfokus pada tindakan fisik untuk mendukung penutupan jaringan secara optimal.
- Observasi:
- Monitor karakteristik luka (mis: drainase, warna, ukuran, bau).
- Monitor tanda-tanda infeksi (mis: suhu kulit meningkat, eritema, edema).
- Terapeutik:
- Lepaskan balutan dan plester secara perlahan.
- Bersihkan luka dengan cairan NaCl atau pembersih nontoksik sesuai kebutuhan.
- Pasang balutan sesuai jenis luka (mis: moist dressing untuk mempercepat granulasi).
- Pertahankan teknik steril saat melakukan perawatan luka.
- Edukasi:
- Jelaskan tanda dan gejala infeksi kepada pasien/keluarga.
- Ajarkan prosedur perawatan luka secara mandiri jika memungkinkan.
- Kolaborasi:
- Kolaborasi pemberian antibiotik atau debridement jika diperlukan.
2. Pencegahan Infeksi (I.14539)
Intervensi untuk meminimalkan risiko kontaminasi patogen pada area luka.
- Observasi:
- Monitor tanda dan gejala infeksi lokal dan sistemik.
- Terapeutik:
- Batasi jumlah pengunjung.
- Cuci tangan sebelum dan sesudah kontak dengan pasien dan lingkungan pasien.
- Pastikan nutrisi tinggi protein dan kalori (TKTP) untuk mendukung penyembuhan jaringan.
- Edukasi:
- Jelaskan cara mencuci tangan dengan benar.
- Ajarkan cara memeriksa kondisi luka atau jahitan secara mandiri.
- Kolaborasi:
- Kolaborasi pemberian imunisasi atau terapi penunjang lainnya jika diperlukan.
3. Manajemen Nyeri (I.08238)
Intervensi untuk mengendalikan sensasi tidak nyaman yang sering menyertai kerusakan jaringan.
- Observasi:
- Identifikasi lokasi, karakteristik, durasi, frekuensi, kualitas, dan intensitas nyeri.
- Identifikasi faktor yang memperberat dan memperingan nyeri.
- Terapeutik:
- Berikan teknik non-farmakologis untuk mengurangi nyeri (mis: relaksasi nafas dalam).
- Fasilitasi istirahat dan tidur yang cukup untuk mendukung proses pemulihan.
- Edukasi:
- Jelaskan penyebab, periode, dan pemicu nyeri pada luka.
- Kolaborasi:
- Kolaborasi pemberian analgetik sesuai indikasi medis.
Literatur
- PPNI (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.
- PPNI (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.
- Potter, P. A., & Perry, A. G. (2021). Fundamentals of Nursing. 10th Edition. Elsevier.

Tinggalkan Balasan