Tag: Askep
-

GANGGUAN RASA NYAMAN (D.0074)
DIAGNOSA GANGGUAN RASA NYAMAN (D.0074) A. DEFINISI B. ETIOLOGI (FAKTOR PENYEBAB) Munculnya gangguan ini disebabkan oleh berbagai faktor yang mengganggu homeostasis kenyamanan individu, antara lain: C. INDIKATOR KLINIS (TANDA DAN GEJALA) Untuk menetapkan diagnosis ini, praktisi keperawatan harus mengidentifikasi indikator berikut: D. LUARAN KEPERAWATAN E. INTERVENSI KEPERAWATAN STRATEGIS Berdasarkan standar intervensi, tindakan difokuskan pada tiga…
-

POLA SEKSUAL TIDAK EFEKTIF (D.0071)
DIAGNOSA POLA SEKSUAL TIDAK EFEKTIF (D.0071) A. DEFINISI B. DEFINISI ILMIAH Pola seksual tidak efektif merupakan suatu kondisi klinis di mana individu mengekspresikan kekhawatiran atau ketidakpuasan mengenai seksualitasnya, yang berpotensi menghambat pemenuhan kebutuhan akan intimasi, ekspresi seksual, dan kesehatan reproduksi. Berbeda dengan disfungsi seksual yang berfokus pada hambatan mekanis atau fisiologis, pola seksual tidak efektif…
-

KESIAPAN PERSALINAN (D.0070)
DIAGNOSA KESIAPAN PERSALINAN (D.0070) A. DEFINISI B. DEFINISI ILMIAH Kesiapan persalinan merupakan suatu diagnosis keperawatan promosi kesehatan yang merefleksikan pola adaptasi kognitif dan perilaku individu dalam mempersiapkan, mempertahankan, serta memperkuat proses kehamilan, persalinan, hingga perawatan neonatus. Kondisi ini menunjukkan adanya motivasi internal untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan janin melalui penguasaan strategi koping dan literasi kesehatan…
-

DISFUNGSI SEKSUAL (D.0069)
DIAGNOSA DISFUNGSI SEKSUAL (D.0069) A. DEFINISI B. ETIOLOGI DAN FAKTOR RISIKO Penyebab disfungsi seksual bersifat multifaktorial, melibatkan interaksi antara komponen biologis, psikologis, dan sosial: C. INDIKATOR KLINIS (TANDA DAN GEJALA) Untuk menegakkan diagnosis ini secara akurat, klinis harus mengidentifikasi minimal 80% dari indikator subjektif berikut (mengingat diagnosis ini dominan pada persepsi pasien): D. LUARAN KEPERAWATAN…
-

RISIKO KONFUSI AKUT (D.0068)
DIAGNOSA RISIKO KONFUSI AKUT (D.0068) A. DEFINISI B. FAKTOR RISIKO (ANALISIS KLINIS) Penegakan diagnosis risiko didasarkan pada identifikasi faktor-faktor predisposisi yang signifikan, antara lain: C. LUARAN KEPERAWATAN (SLKI) Intervensi diarahkan untuk mencapai Tingkat Konfusi Menurun (L.06054). Target klinis yang diharapkan meliputi: D. STRATEGI INTERVENSI (SIKI) Pendekatan intervensi bersifat multifaktorial untuk memitigasi risiko: E. PERSPEKTIF PAKAR…
-

RISIKO DISFUNGSI NEUROVASKULER PERIFER (D.0067)
DIAGNOSA RISIKO DISFUNGSI NEUROVASKULER PERIFER (D.0067) A. DEFINISI B. ANALISIS ILMIAH Risiko disfungsi neurovaskuler perifer merupakan ancaman serius pada pasien dengan gangguan muskuloskeletal atau vaskuler. Secara patofisiologi, gangguan ini dapat berawal dari edema jaringan atau perdarahan di dalam ruang tertutup (kompartemen) yang meningkatkan tekanan interstisial. Peningkatan tekanan ini melampaui tekanan kapiler, sehingga menyebabkan kolaps pembuluh…
-

PENURUNAN KAPASITAS ADAPTIF INTRAKRANIAL (D.0066)
DIAGNOSA PENURUNAN KAPASITAS ADAPTIF INTRAKRANIAL (D.0066) A. DEFINISI B ETIOLOGI DAN PATOFISIOLOGI Penyebab terjadinya gangguan ini secara ilmiah dapat diklasifikasikan menjadi beberapa mekanisme: C. MANIFESTASI KLINIS (INDIKATOR DIAGNOSTIK) Berdasarkan bukti klinis, diagnosa ini ditegakkan apabila terdapat sekumpulan tanda berikut: Trias Cushing Merupakan tanda lanjut yang sangat spesifik, terdiri dari: Penurunan Status Neurologis Penurunan skor GCS…
-

KONFUSI KRONIS (D.0065)
DIAGNOSA KONFUSI KRONIS (D.0065) A. DEFINISI B. TINJAUAN ILMIAH KONFUSI KRONIS Konfusi kronis merupakan suatu sindrom klinis yang ditandai dengan gangguan ireversibel pada kesadaran, atensi, fungsi kognitif, dan persepsi. Kondisi ini bersifat jangka panjang dan umumnya progresif, yang sering kali dikaitkan dengan degenerasi jaringan neural atau kerusakan vaskular otak yang permanen. Berbeda dengan konfusi akut…
-

KONFUSI AKUT (D.0064)
DIAGNOSA KONFUSI AKUT (D.0064) A. DEFINISI B. ETIOLOGI DAN FAKTOR RISIKO Penyebab munculnya konfusi akut bersifat multifaktorial. Berdasarkan tinjauan ilmiah, faktor-faktor tersebut meliputi: C. MANIFESTASI KLINIS (INDIKATOR DIAGNOSTIK) Untuk menegakkan diagnosis ini, diperlukan observasi mendalam terhadap gejala klinis yang mencakup: D. LUARAN KEPERAWATAN (SLKI) Tujuan intervensi berfokus pada Tingkat Konfusi Menurun (L.06054), dengan kriteria hasil…
-

GANGGUAN MENELAN (D.0063)
DIAGNOSA GANGGUAN MENELAN (D.0063) A. DEFINISI B. ETIOLOGI DAN PATOFISIOLOGI Pakar keperawatan dan medis mengklasifikasikan penyebab gangguan menelan ke dalam beberapa kategori utama: C. KRITERIA DIAGNOSIS (INDIKATOR KLINIS) Berdasarkan standar diagnosis, tanda dan gejala yang harus divalidasi meliputi: Pasien mengeluh sulit menelan (dysphagia), merasa ada makanan yang mengganjal di tenggorokan, atau nyeri saat menelan (odynophagia).…
