LDL (Low-Density Lipoprotein)
Pemeriksaan Low-Density Lipoprotein (LDL) mengukur kadar kolesterol yang sering dijuluki sebagai kolesterol jahat. LDL memiliki peran utama dalam mengangkut kolesterol dari hati menuju sel-sel tubuh melalui pembuluh darah. Namun, jika jumlahnya berlebih, LDL dapat mengendap dan membentuk plak pada dinding arteri, yang menyebabkan penyempitan dan pengerasan pembuluh darah. Oleh karena itu, kadar LDL sering menjadi fokus utama dalam evaluasi risiko penyakit kardiovaskular dan pemantauan efektivitas terapi penurun lemak.
Tabel Parameter dan Nilai Normal:
Jenis Pemeriksaan | Satuan | Nilai Normal |
Optimal | mg/dL | < 100 |
Mendekati Optimal | mg/dL | 100 – 129 |
Ambang Batas Tinggi | mg/dL | 130 – 159 |
Tinggi | mg/dL | 160 – 189 |
Sangat Tinggi | mg/dL | $\ge$ 190 |
SDKI Yang Berkaitan LDL
- Risiko Perfusi Miokard Tidak Efektif (D.0014)
- Risiko Perfusi Serebral Tidak Efektif (D.0017)
- Risiko Perfusi Perifer Tidak Efektif (D.0015)
- Risiko Penurunan Curah Jantung (D.0011)
- Defisit Pengetahuan (D.0111)
Diagnosa Medis
- Hiperlipidemia
- Aterosklerosis
- Penyakit Jantung Koroner (PJK)
- Hiperkolesterolemia Familial
- Penyakit Arteri Perifer (PAD)
Kondisi Klinis Terkait
- Infark Miokard (Serangan Jantung)
- Stroke Iskemik
- Diabetes Melitus
- Sindrom Metabolik
- Diet Tinggi Lemak Jenuh
