Glasgow Coma Scale (GCS)

Glasgow Coma Scale adalah skala yang digunakan untuk menilai tingkat kesadaran pasien melalui tiga parameter utama: respon mata, respon suara, dan respon gerakan.

Komponen Pemeriksaan
Respon Pasien
Skor
Eye (Respon Mata)
Spontan membuka mata
4
Membuka mata terhadap perintah suara
3
Membuka mata terhadap rangsang nyeri
2
Tidak ada respon
1
Verbal (Respon Suara)
Orientasi baik dan mampu berbicara
5
Bingung atau disorientasi (kalimat kacau)
4
Kata-kata tidak tepat atau tidak nyambung
3
Suara tanpa arti (erangan atau gumaman)
2
Tidak ada respon
1
Motor (Respon Gerak)
Mampu mengikuti perintah
6
Mampu melokalisasi rangsang nyeri
5
Menarik anggota tubuh terhadap nyeri (withdraw)
4
Fleksi abnormal (dekortikasi)
3
Ekstensi abnormal (deserebrasi)
2
Tidak ada respon
1

Interpretasi Skor Total
a. Compos Mentis: 14 – 15
b. Apatis: 12 – 13
c. Delirium: 10 – 11
d. Somnolen: 7 – 9
e. Sopor: 4 – 6
f. Coma: 3

TINGKAT KESADARAN (KUALITATIF)

  1. Compos Mentis Kondisi kesadaran penuh di mana seseorang sepenuhnya sadar terhadap diri sendiri dan lingkungannya. Pasien mampu memberikan respon yang adekuat terhadap pertanyaan atau stimulus yang diberikan (Skor GCS: 14–15).
  2. Apatis Kondisi di mana seseorang tampak acuh tak acuh terhadap lingkungan sekitarnya. Meskipun masih sadar sepenuhnya dan mampu menjawab pertanyaan, respon yang diberikan cenderung lambat dan tidak ada minat terhadap apa yang terjadi di sekelilingnya (Skor GCS: 12–13).
  3. Delirium Keadaan penurunan kesadaran yang disertai dengan kekacauan mental dan disorientasi (waktu, tempat, dan orang). Pasien seringkali menunjukkan gejala iritabilitas, gelisah, halusinasi, atau memberontak (Skor GCS: 10–11).
  4. Somnolen Kondisi mengantuk yang dalam (letargi). Pasien dapat dibangunkan dengan rangsangan suara atau sentuhan ringan, namun setelah rangsangan berhenti, pasien akan segera tertidur kembali (Skor GCS: 7–9).
  5. Sopor (Stupor) Penurunan kesadaran yang berat di mana pasien hanya dapat dibangunkan dengan rangsangan yang kuat, berulang, dan biasanya berupa rangsang nyeri (seperti penekanan pada sternum). Respon yang diberikan seringkali hanya berupa gerakan motorik kasar tanpa adanya komunikasi verbal yang jelas (Skor GCS: 4–6).
  6. Coma Tingkat kesadaran yang paling rendah. Pasien tidak memberikan respon sama sekali terhadap rangsangan apapun, baik rangsang suara maupun rangsang nyeri yang kuat. Tidak ditemukan adanya pembukaan mata secara spontan atau respon motorik yang bertujuan (Skor GCS: 3).