Daftar Isi
CK-MB (Creatine Kinase–Myocardial Band)
CK-MB adalah enzim yang terutama ditemukan pada otot jantung. Pemeriksaan ini digunakan untuk membantu mendeteksi kerusakan miokard, terutama pada kondisi seperti infark miokard akut (serangan jantung). CK-MB juga dapat meningkat pada cedera otot tertentu, operasi jantung, atau inflamasi otot jantung.
Parameter Pemeriksaan | Nilai Normal | Keterangan Penting |
|---|---|---|
CK-MB Massa | < 5 ng/mL | Digunakan untuk mendeteksi kerusakan otot jantung |
CK-MB Aktivitas | 0–25 IU/L | Nilai dapat berbeda tergantung metode laboratorium |
Rasio CK-MB terhadap CK Total | < 2,5–3% | Rasio tinggi mengarah pada cedera jantung |
Hal Penting Pemeriksaan
- CK-MB mulai meningkat sekitar 3–6 jam setelah kerusakan jantung.
- Puncak peningkatan biasanya terjadi dalam 12–24 jam.
- Nilai kembali normal dalam 48–72 jam.
- Pemeriksaan sering dikombinasikan dengan troponin untuk meningkatkan akurasi diagnosis infark miokard.
- Aktivitas fisik berat, trauma otot, injeksi intramuskular, dan operasi dapat meningkatkan nilai CK-MB.
- CK-MB membantu mendeteksi reinfark karena penurunannya lebih cepat dibanding troponin.
SDKI yang Berkaitan CK-MB
- Penurunan Curah Jantung — D.0008
- Perfusi Perifer Tidak Efektif — D.0009
- Nyeri Akut — D.0077
- Intoleransi Aktivitas — D.0056
- Risiko Syok — D.0039
- Gangguan Pertukaran Gas — D.0003
- Ansietas — D.0080
- Risiko Perfusi Miokard Tidak Efektif — D.0015
Diagnosa Medis yang Berhubungan
- Infark Miokard Akut (IMA)
- Sindrom Koroner Akut (SKA)
- Miokarditis
- Gagal Jantung
- Cedera Otot Jantung Pasca Operasi
- Trauma Otot
- Rabdomiolisis
- Emboli Paru
Kondisi Klinis Terkait
- Nyeri dada akut
- Sesak napas
- Iskemia miokard
- Aritmia jantung
- Syok kardiogenik
- Pasca tindakan PCI atau CABG
- Kelelahan berat akibat gangguan jantung
- Henti jantung resusitasi pasca CPR
