Harga Diri Rendah Kronis (L.09069)

by

in

Tabel Integrasi SLKI dan SIKI: Harga Diri Rendah Kronis

DiagnosaLuaran Utama (SLKI)Luaran Tambahan (SLKI)Intervensi Terkait (SIKI)
Harga Diri Rendah KronisHarga Diri (L.09069)Adaptasi Disabilitas, Fungsi Keluarga, Identitas Seksual, Kesadaran Diri, Ketahanan Keluarga, Ketahanan Personal, Resolusi Berduka, Tingkat Depresi1. Promosi Harga Diri (I.09308)
2. Promosi Koping (I.09312)
3. Dukungan Keyakinan (I.09259)

Rincian Intervensi SIKI (OTEK)

Berikut adalah rincian tindakan intervensi untuk meningkatkan penilaian positif terhadap diri pada pasien dengan kondisi kronis:

1. Promosi Harga Diri (I.09308)

  • Observasi: Monitor pernyataan pasien yang merendahkan diri; identifikasi budaya, agama, dan jenis kelamin yang memengaruhi harga diri; monitor tingkat kepercayaan diri pasien.
  • Terapeutik: Motivasi terlibat dalam verbalisasi positif untuk diri sendiri; berikan penguatan positif atas pencapaian harian; fasilitasi lingkungan yang mendukung peningkatan harga diri (misal: memberikan privasi).
  • Edukasi: Anjurkan mengidentifikasi kekuatan diri yang masih dimiliki; ajarkan cara menetapkan tujuan yang realistis; latih cara berpikir positif untuk melawan pikiran negatif kronis.
  • Kolaborasi: Kolaborasi dengan kelompok pendukung (support group) untuk berbagi pengalaman dan validasi sosial.

2. Promosi Koping (I.09312)

  • Observasi: Identifikasi kemampuan yang dimiliki; identifikasi metode penyelesaian masalah yang biasa digunakan; monitor risiko perilaku merusak diri (misal: Tingkat Depresi berat).
  • Terapeutik: Berikan suasana penerimaan tanpa menghakimi; diskusikan konsekuensi tidak menggunakan strategi koping yang adaptif; fasilitasi pengungkapan perasaan secara jujur.
  • Edukasi: Ajarkan cara memecahkan masalah secara konstruktif; ajarkan penggunaan teknik relaksasi untuk mengelola stres; anjurkan menjalin hubungan sosial yang sehat.
  • Kolaborasi: Rujuk untuk konseling psikologis atau terapi perilaku kognitif (CBT) guna menangani pola pikir negatif yang menetap.

3. Dukungan Keyakinan (I.09259)

  • Observasi: Identifikasi keyakinan, nilai, dan norma yang dianut; monitor adanya perasaan bersalah atau keputusasaan terkait kondisi kronis.
  • Terapeutik: Fasilitasi pasien mengidentifikasi tujuan hidup; berikan dukungan pada keyakinan positif yang dimiliki pasien; diskusikan keyakinan yang menghambat perkembangan diri.
  • Edukasi: Jelaskan pentingnya keyakinan dalam proses pemulihan psikologis; anjurkan menggunakan sumber spiritual atau nilai pribadi sebagai penguatan.
  • Kolaborasi: Rujuk ke pemuka agama atau pakar spiritual jika diperlukan bantuan dalam mengatasi konflik nilai internal.

Definisi Ilmiah Harga Diri Rendah Kronis

Harga Diri Rendah Kronis secara ilmiah merupakan evaluasi negatif terhadap diri sendiri atau kemampuan diri yang telah berlangsung dalam waktu lama (minimal 3 bulan) dan menetap sebagai respons terhadap stimulasi situasi yang berkelanjutan. Secara psikologis, kondisi ini melibatkan distorsi kognitif di mana individu memandang dirinya tidak berharga, tidak mampu, dan gagal dalam mencapai standar pribadi. Hal ini sering berdampak pada Ketahanan Personal yang rapuh dan peningkatan risiko Tingkat Depresi. Intervensi keperawatan bertujuan untuk melakukan restrukturisasi kognitif dan penguatan Kesadaran Diri guna membangun kembali konsep diri yang adaptif serta memperbaiki Fungsi Keluarga melalui dukungan sosial yang positif.


Literatur

  1. PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (Edisi 1). Jakarta: DPP PPNI.
  2. PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (Edisi 1). Jakarta: DPP PPNI.
  3. PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan (Edisi 1). Jakarta: DPP PPNI.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *