Curah Jantung L.02008

by

in

Curah Jantung L.02008

Definisi: Keadekuatan jantung memompa darah untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh. Ekspektasi: Meningkat 

Kriteria HasilMenurunCukup MenurunSedangCukup MeningkatMeningkat
Kekuatan nadi perifer12345
Ejection fraction (EF)12345
Cardiac index (CI)12345
Left ventricular stroke work index (LVSWI)12345
Stroke volume index (SVI)12345
Kriteria HasilMeningkatCukup MeningkatSedangCukup MenurunMenurun
Palpitasi12345
Bradikardia12345
Takikardia12345
Gambaran EKG aritmia12345
Lelah12345
Edema12345
Distensi vena jugularis12345
Dispnea12345
Oliguria12345
Pucat/sianosis12345
Paroxysmal nocturnal dyspnea (PND)12345
Ortopnea12345
Batuk12345
Suara jantung S312345
Suara jantung S412345
Murmur jantung12345
Berat badan12345
Hepatomegali12345
Pulmonary vascular resistance (PVR)12345
Systemic vascular resistance (SVR)12345
Kriteria HasilMemburukCukup MemburukSedangCukup MembaikMembaik
Tekanan darah12345
Capillary refill time (CRT)12345
Pulmonary artery wedge pressure (PAWP)12345
Central venous pressure12345

Berikut adalah daftar Diagnosis Keperawatan (SDKI) yang memiliki kaitan erat dengan luaran Standar Luaran Keperawatan Indonesia (SLKI) Curah Jantung (L.02008).

DIAGNOSIS UTAMA (DIRECTLY RELATED)

Penurunan Curah Jantung (D.0008)
Ini adalah diagnosis primer yang paling berhubungan.
Kaitan: Digunakan ketika jantung gagal memanaskan darah secara adekuat akibat perubahan irama, frekuensi, preload, afterload, atau kontraktilitas. Fokus utamanya adalah mengembalikan nilai klinis detak jantung ke rentang normal.


DIAGNOSIS PENDUKUNG (TERKAIT TIDAK LANGSUNG)

Gangguan Sirkulasi Spontan (D.0007)
Kaitan: Kondisi di mana kemampuan untuk mempertahankan sirkulasi yang adekuat menghilang secara tiba-tiba (sering terkait dengan henti jantung). Pemulihan sirkulasi sangat bergantung pada pencapaian luaran curah jantung yang stabil.

Risiko Penurunan Curah Jantung (D.0011)
Kaitan: Kondisi berisiko pada pasien dengan riwayat penyakit jantung (misal: gagal jantung, penyakit katup) namun belum menunjukkan gejala klinis yang nyata.

Hipervolemia (D.0022)
Kaitan: Kelebihan volume cairan dapat meningkatkan beban awal ( preload ) jantung. Jika jantung tidak mampu mengompensasi beban tersebut, maka curah jantung akan terganggu.

Perfusi Perifer Tidak Efektif (D.0009)
Kaitan: Meskipun luaran utamanya adalah Perfusi Perifer, namun penyebab dasarnya sering kali berasal dari penurunan curah jantung sebagai pompa pusat.


Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *