Daftar Isi
Penjelasan Ilmiah
Penurunan Curah Jantung merupakan kondisi di mana jantung tidak mampu memompakan darah secara adekuat untuk memenuhi kebutuhan metabolisme jaringan. Secara ilmiah, hal ini melibatkan gangguan pada parameter stroke volume (preload, afterload, dan kontraktilitas) atau frekuensi jantung. Intervensi keperawatan seperti perawatan jantung difokuskan pada optimalisasi sirkulasi dan penurunan konsumsi oksigen miokard guna memperbaiki perfusi organ vital (serebral, miokard, renal, dan perifer) serta menurunkan tingkat keletihan fisik pasien.
I. Tabel Intervensi Keperawatan (SDKI, SLKI, SIKI)
Diagnosis Keperawatan (SDKI) | Luaran Utama (SLKI) | Luaran Tambahan (SLKI) | Intervensi Keperawatan Utama & Pendukung (SIKI) |
Penurunan Curah Jantung (D.0008) | Curah Jantung (L.02008) | 1. Perfusi Miokard (L.02011) 2. Perfusi Renal (L.02013) 3. Perfusi Perifer (L.02012) 4. Perfusi Serebral (L.02014) 5. Status Cairan (L.03028) 6. Status Neurologis (L.06053) 7. Status Sirkulasi (L.02017) 8. Tingkat Keletihan (L.05046) | 1. Perawatan Jantung (I.02075) 2. Manajemen Cairan (I.03098) 3. Perawatan Jantung Akut (I.02076) |
II. Rincian Intervensi SIKI (Observasi, Terapeutik, Edukasi, Kolaborasi)
Berikut adalah penjabaran operasional dari tiga intervensi utama dalam menangani penurunan curah jantung:
1. Perawatan Jantung (I.02075)
- Observasi:
- Identifikasi tanda/gejala primer penurunan curah jantung (mis. dispnea, kelelahan, edema, ortopnea, paroxysmal nocturnal dyspnea, peningkatan CVP).
- Identifikasi tanda/gejala sekunder penurunan curah jantung (mis. peningkatan berat badan, hepatomegali, distensi vena jugularis, palpitasi, ronkhi basah, oliguria, batuk, kulit pucat).
- Monitor tekanan darah, nadi, dan saturasi oksigen.
- Monitor EKG 12 sadapan untuk melihat perubahan irama atau iskemia.
- Terapeutik:
- Posisikan pasien semi-fowler atau fowler dengan kaki ke bawah atau posisi nyaman.
- Berikan diet jantung yang sesuai (mis. batasi asupan natrium dan kafein).
- Fasilitasi istirahat fisik dan psikologis guna menurunkan beban kerja jantung.
- Edukasi:
- Anjurkan beraktivitas fisik secara bertahap sesuai toleransi.
- Anjurkan berhenti merokok.
- Ajarkan pasien dan keluarga mengukur asupan dan haluaran cairan harian.
- Kolaborasi:
- Kolaborasi pemberian antiaritmia, jika perlu.
- Rujuk ke program rehabilitasi jantung.
2. Manajemen Cairan (I.03098)
- Observasi:
- Monitor status hidrasi (mis. frekuensi nadi, kekuatan nadi, akral, pengisian kapiler, kelembapan mukosa, tekanan darah).
- Monitor berat badan harian.
- Monitor hasil pemeriksaan laboratorium (mis. hematokrit, BUN, albumin, elektrolit).
- Terapeutik:
- Catat asupan-haluaran dan hitung balans cairan 24 jam.
- Berikan asupan cairan sesuai kebutuhan.
- Edukasi:
- (Tidak tersedia secara spesifik dalam protokol manajemen cairan dasar, namun mencakup penjelasan pembatasan cairan pada gagal jantung).
- Kolaborasi:
- Kolaborasi pemberian diuretik untuk mengurangi preload, jika perlu.
3. Perawatan Jantung Akut (I.02076)
- Observasi:
- Identifikasi karakteristik nyeri dada (intensitas, lokasi, radiasi, durasi, pemicu).
- Monitor aritmia (kelainan irama dan frekuensi).
- Monitor enzim jantung (mis. CK-MB, Troponin).
- Terapeutik:
- Pertahankan tirah baring (bed rest) minimal 24 jam.
- Berikan terapi oksigen untuk mempertahankan saturasi oksigen >94%.
- Siapkan peralatan kegawatdaruratan (mis. defibrilator, obat resusitasi).
- Edukasi:
- Anjurkan segera melaporkan nyeri dada.
- Jelaskan tujuan dan prosedur tindakan medis/keperawatan.
- Kolaborasi:
- Kolaborasi pemberian antiplatelet atau antikoagulan.
- Kolaborasi pemberian morfin untuk nyeri dada yang tidak responsif terhadap nitrat.
IV. Literatur Referensi
- PPNI (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.
- PPNI (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.
- PPNI (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.
- Woods, S. L., Froelicher, E. S., & Motzer, S. U. (2010). Cardiac Nursing. Lippincott Williams & Wilkins.

Tinggalkan Balasan