Daftar Isi
I. Tabel Intervensi Keperawatan (SDKI, SLKI, SIKI)
Diagnosis Keperawatan (SDKI) | Luaran Utama (SLKI) | Luaran Tambahan (SLKI) | Intervensi Keperawatan Utama & Pendukung (SIKI) |
Obesitas (D.0030) | Berat Badan (L.03018) | 1. Citra Tubuh (L.09067) 2. Perilaku Menurunkan Berat Badan (L.03024) 3. Status Nutrisi (L.03030) 4. Tingkat Kepatuhan (L.12110) 5. Tingkat Pengetahuan (L.12111) | 1. Manajemen Berat Badan (I.03112) 2. Edukasi Diet (I.12369) 3. Promosi Latihan Fisik (I.05183) |
II. Rincian Intervensi SIKI (Observasi, Terapeutik, Edukasi, Kolaborasi)
Berikut adalah penjabaran operasional dari tiga intervensi utama dalam menangani obesitas:
1. Manajemen Berat Badan (I.03112)
- Observasi:
- Identifikasi kondisi medis yang dapat mempengaruhi berat badan.
- Hitung Berat Badan Ideal (BBI) dan Indeks Massa Tubuh (IMT).
- Monitor asupan kalori harian.
- Terapeutik:
- Fasilitasi menentukan target berat badan yang realistis.
- Berikan dukungan emosional dalam mencapai target.
- Edukasi:
- Jelaskan hubungan antara asupan makanan, aktivitas fisik, penambahan berat badan, dan penurunan berat badan.
- Ajarkan strategi untuk mengatasi keinginan makan (misal: teknik relaksasi).
- Kolaborasi:
- Kolaborasi dengan ahli gizi untuk menentukan jumlah kalori dan jenis nutrisi yang dibutuhkan.
2. Edukasi Diet (I.12369)
- Observasi:
- Identifikasi kemampuan pasien dan keluarga dalam menerima informasi.
- Identifikasi kebiasaan pola makan saat ini dan hambatan diet.
- Terapeutik:
- Persiapkan materi dan media edukasi (misal: tabel kalori, contoh menu diet).
- Jadwalkan waktu pendidikan kesehatan sesuai kesepakatan.
- Edukasi:
- Jelaskan tujuan diet yang instruksikan.
- Ajarkan cara membaca label makanan dan menghitung porsi makanan.
- Anjurkan menghindari makanan tinggi lemak, gula, dan kalori berlebih.
- Kolaborasi:
- Rujuk ke program manajemen berat badan atau komunitas pendukung, jika perlu.
3. Promosi Latihan Fisik (I.05183)
- Observasi:
- Identifikasi kesiapan dan kemampuan melakukan latihan fisik.
- Monitor respons tubuh terhadap latihan fisik (misal: frekuensi nadi, pernapasan).
- Terapeutik:
- Motivasi untuk memulai atau melanjutkan latihan fisik secara bertahap.
- Fasilitasi memilih latihan fisik yang sesuai dengan kemampuan dan minat.
- Edukasi:
- Jelaskan manfaat latihan fisik terhadap penurunan berat badan.
- Ajarkan jenis latihan fisik yang aman (misal: jalan kaki, berenang).
- Kolaborasi:
- Kolaborasi dengan instruktur olahraga atau rehabilitasi medik jika diperlukan penyesuaian khusus.
III. Literatur Referensi
- PPNI (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.
- PPNI (2018). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.
- PPNI (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan, Edisi 1. Jakarta: DPP PPNI.
- Kemenkes RI (2019). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Kegemukan dan Obesitas pada Anak Sekolah. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan