Adaptasi Neonatus L.10098

Adaptasi Neonatus L.10098

Definisi: Proses penyesuaian fungsional neonatus dari kehidupan intra uterin ke ekstra uterin. 

Ekspektasi: Membaik 


Kriteria Hasil

Kriteria Hasil
Menurun
Cukup Menurun
Sedang
Cukup Meningkat
Meningkat
Berat badan
1
2
3
4
5
Kriteria Hasil
Meningkat
Cukup Meningkat
Sedang
Cukup Menurun
Menurun
Membran mukosa kuning
1
2
3
4
5
Kulit kuning
1
2
3
4
5
Sklera kuning
1
2
3
4
5
Prematuritas
1
2
3
4
5
Keterlambatan pengeluaran feses
1
2
3
4
5
Kriteria Hasil
Memburuk
Cukup Memburuk
Sedang
Cukup Membaik
Membaik
Aktivitas ekstremitas
1
2
3
4
5
Respons terhadap stimulus sensorik
1
2
3
4
5

DIAGNOSIS PRIORITAS (HUBUNGAN LANGSUNG)

SDKI berikut adalah diagnosis yang paling sering menggunakan Luaran Adaptasi Neonatus sebagai indikator keberhasilan intervensi:

  1. Gangguan Pertukaran Gas (D.0003)
    • Kaitan: Fokus pada indikator saturasi oksigen, warna kulit (sianosis), dan frekuensi napas dalam Luaran Adaptasi Neonatus.
  2. Pola Napas Tidak Efektif (D.0005)
    • Kaitan: Menilai kematangan fungsi paru neonatus agar frekuensi dan kedalaman napas kembali normal.
  3. Ikterik Neonatus (D.0024)
    • Kaitan: Berkaitan langsung dengan indikator warna kulit (kuning) dan kadar bilirubin dalam kriteria luaran adaptasi.
  4. Hipotermia (D.0131)
    • Kaitan: Kemampuan neonatus menjaga suhu tubuh (termogulasi) adalah komponen kunci dalam proses adaptasi.
  5. Risiko Infeksi (D.0142)
    • Kaitan: Mengingat sistem imun neonatus yang belum matang, pencegahan infeksi menjadi bagian dari keberhasilan adaptasi lingkungan.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *