Harga Diri (L.09069)

by

in

Tabel Integrasi SLKI dan SIKI: Harga Diri

Diagnosa Terkait
Luaran Utama (SLKI)
Ekspektasi
Intervensi Terkait (SIKI)
Harga Diri Rendah (Situasional/Kronis)
Harga Diri (L.09069)
Meningkat
1. Promosi Harga Diri (I.09308)
2. Promosi Koping (I.09312)
3. Manajemen Perilaku (I.12463)

Kriteria Hasil Harga Diri (L.09069)

Kriteria Hasil
Menurun
Cukup Menurun
Sedang
Cukup Meningkat
Meningkat
Penilaian diri positif
1
2
3
4
5
Perasaan memiliki kelebihan positif
1
2
3
4
5
Penerimaan penilaian positif diri
1
2
3
4
5
Minat mencoba hal baru
1
2
3
4
5
Berjalan menampakkan wajah
1
2
3
4
5
Postur tubuh menampakkan wajah
1
2
3
4
5
Konsentrasi
1
2
3
4
5
Tidur
1
2
3
4
5
Kontak mata
1
2
3
4
5
Gairah aktivitas
1
2
3
4
5
Aktif
1
2
3
4
5
Percaya diri berbicara
1
2
3
4
5
Perilaku asertif
1
2
3
4
5
Kemampuan membuat keputusan
1
2
3
4
5
Kriteria Hasil
Meningkat
Cukup Meningkat
Sedang
Cukup Menurun
Menurun
Perasaan malu
1
2
3
4
5
Perasaan bersalah
1
2
3
4
5
Perasaan tidak mampu melakukan apapun
1
2
3
4
5
Meremehkan kemampuan mengatasi masalah
1
2
3
4
5
Ketergantungan pada penguatan berlebih
1
2
3
4
5
Pencarian penguatan secara berlebihan
1
2
3
4
5

Rincian Intervensi SIKI (OTEK)

Berikut adalah rincian tindakan intervensi untuk meningkatkan perasaan positif terhadap diri sendiri:

1. Promosi Harga Diri (I.09308)

  • Observasi: Monitor pernyataan pasien yang merendahkan diri; identifikasi budaya, agama, ras, jenis kelamin, dan usia yang mempengaruhi harga diri; monitor tingkat kepercayaan diri pasien.
  • Terapeutik: Motivasi terlibat dalam verbalisasi positif untuk diri sendiri; berikan penguatan positif atas kemajuan yang dicapai; fasilitasi lingkungan dan aktivitas yang meningkatkan harga diri.
  • Edukasi: Anjurkan mengidentifikasi kekuatan yang dimiliki; ajarkan cara menetapkan tujuan yang realistis; latih cara berpikir dan berinteraksi positif.
  • Kolaborasi: Kolaborasi dengan kelompok pendukung (support group) untuk berbagi pengalaman dan meningkatkan kepercayaan diri.

2. Promosi Koping (I.09312)

  • Observasi: Identifikasi kemampuan yang dimiliki; identifikasi metode penyelesaian masalah yang biasa digunakan; monitor risiko perilaku merusak diri.
  • Terapeutik: Fasilitasi dalam memperoleh informasi yang dibutuhkan; berikan suasana penerimaan tanpa menghakimi; diskusikan konsekuensi tidak menggunakan strategi koping yang adaptif.
  • Edukasi: Anjurkan menjalin hubungan yang memiliki kepentingan dan tujuan sama; ajarkan cara memecahkan masalah secara konstruktif; latih penggunaan teknik relaksasi.
  • Kolaborasi: Rujuk untuk konseling jika beban psikologis menghambat aktivitas harian.

3. Manajemen Perilaku (I.12463)

  • Observasi: Identifikasi harapan untuk mengendalikan perilaku; monitor perilaku pasien secara rutin.
  • Terapeutik: Jadwalkan kegiatan terstruktur; berikan penghargaan (reward) jika perilaku membaik; batasi aktivitas atau lingkungan yang memicu perilaku negatif.
  • Edukasi: Informasikan pasien dan keluarga tentang strategi manajemen perilaku; ajarkan teknik kontrol diri.
  • Kolaborasi: Kolaborasi pemberian obat pengendali perilaku jika diperlukan.

Definisi Ilmiah Harga Diri

Harga Diri (L.09069) secara ilmiah merupakan evaluasi afektif dan kognitif individu terhadap konsep diri sebagai respons terhadap stimulasi internal maupun eksternal. Secara psikologis, harga diri mencakup keyakinan akan nilai diri (self-worth) dan kompetensi diri (self-efficacy). Gangguan pada aspek ini sering kali bermanifestasi dalam bentuk Perilaku Pasif, Kontak Mata yang minimal, serta ketidakmampuan dalam mengambil keputusan. Intervensi keperawatan diarahkan untuk menguatkan identitas positif, meminimalisir Perasaan Bersalah, dan mendorong kemandirian agar pasien mampu beradaptasi secara optimal dengan lingkungannya.


Literatur

  1. PPNI. (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia: Definisi dan Indikator Diagnostik (Edisi 1). Jakarta: DPP PPNI.
  2. PPNI. (2018). Standar Intervensi Keperawatan Indonesia: Definisi dan Tindakan Keperawatan (Edisi 1). Jakarta: DPP PPNI.
  3. PPNI. (2019). Standar Luaran Keperawatan Indonesia: Definisi dan Kriteria Hasil Keperawatan (Edisi 1). Jakarta: DPP PPNI.

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *