Tag: SIKI
-

NYERI KRONIS (D.0078)
DIAGNOSA NYERI KRONIS (D.0078) A. DEFINISI B. KRITERIA DIAGNOSIS (INDIKATOR KLINIS) Berdasarkan standar keperawatan, diagnosis ini dapat ditegakkan apabila ditemukan tanda dan gejala berikut: Tanda dan Gejala Mayor Subjektif: Mengeluh nyeri (berlangsung lebih dari 3 bulan), merasa depresi atau tertekan. Objektif: Tampak meringis, bersikap protektif (misalnya menghindari posisi tertentu), serta kewaspadaan yang meningkat. Tanda dan…
-

Kestabilan Kadar Glukosa Darah (L.03022)
I. Definisi dan Penjelasan Ilmiah Kestabilan Kadar Glukosa Darah (L.03022) merupakan kondisi di mana konsentrasi glukosa dalam plasma darah tetap berada dalam rentang homeostatik yang optimal ($70-130$ mg/dL sebelum makan). Secara biokimia, kestabilan ini diatur oleh mekanisme hormonal antagonis antara insulin dan glukagon. Kegagalan regulasi ini dapat bermanifestasi menjadi hiperglikemia (ditandai dengan Mulut kering dan…
-

Keberdayaan (L.09071)
I. Definisi dan Penjelasan Ilmiah Keberdayaan (L.09071) secara ilmiah merupakan konstruk psikologis yang merepresentasikan persepsi efikasi diri individu terhadap kemampuannya dalam mempengaruhi hasil atau peristiwa secara signifikan. Dalam konteks keperawatan, keberdayaan sangat krusial bagi pasien dengan penyakit kronis atau disabilitas untuk meningkatkan kepatuhan terapeutik dan kemandirian. Secara neurologis dan psikologis, peningkatan keberdayaan berkorelasi dengan penurunan…
-
Keamanan Lingkungan Rumah (L.14126)
I. Definisi dan Penjelasan Ilmiah Keamanan Lingkungan Rumah (L.14126) merupakan suatu tatanan pengaturan ruang, struktur bangunan, dan perabotan yang bertujuan untuk meminimalisir risiko cedera fisik serta paparan bahaya lingkungan di dalam area hunian. Secara epidemiologis, lingkungan rumah yang tidak ergonomis merupakan faktor risiko utama terjadinya kecelakaan domestik, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia…
-

Kapasitas Adaptif Intrakranial (L.06049)
I. Definisi dan Penjelasan Ilmiah ShutterstockKapasitas Adaptif Intrakranial (L.06049) merujuk pada ketahanan dan stabilitas mekanisme dinamika di dalam rongga tengkorak dalam melakukan kompensasi terhadap berbagai stimulus yang dapat meningkatkan volume intrakranial. Secara patofisiologis, hal ini berkaitan erat dengan Doktrin Monro-Kellie, yang menyatakan bahwa ruang intrakranial memiliki volume tetap yang diisi oleh tiga komponen: jaringan otak,…
-
Tingkat Keletihan (L.05046)
I. Definisi dan Penjelasan Ilmiah Keletihan (D.0057) secara ilmiah didefinisikan sebagai penurunan kapasitas kerja fisik dan mental yang disertai dengan perasaan lelah yang luar biasa, tidak hilang dengan istirahat, dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Dalam perspektif fisiologis, keletihan berkaitan dengan deplesi cadangan energi intraselular, akumulasi metabolit sisa, serta ketidakseimbangan antara asupan nutrisi dan kebutuhan metabolik.…
-
Keterlibatan Sosial (L.13116)
I. Definisi dan Penjelasan Ilmiah Isolasi Sosial (D.0121) merupakan suatu kondisi klinis di mana individu mengalami penurunan kemampuan atau bahkan ketidakmampuan untuk berinteraksi dengan orang lain akibat faktor internal maupun eksternal yang dirasakan sebagai ancaman. Secara psikopatologis, isolasi sosial dapat memicu degradasi pada Keterlibatan Sosial (L.13116), yang ditandai dengan penarikan diri dari lingkungan, afek datar,…
-

Interaksi Sosial (L.13115)
I. Definisi dan Penjelasan Ilmiah Interaksi Sosial (L.13115) secara ilmiah didefinisikan sebagai manifestasi dari kuantitas dan kualitas hubungan timbal balik antarindividu yang adekuat. Dalam perspektif psikososial, interaksi ini melibatkan proses kognitif dan emosional yang memungkinkan seseorang untuk berespons secara tepat terhadap stimulus sosial, mengomunikasikan perasaan, serta membangun ikatan emosional maupun fisik. Ekspektasi “Meningkat” menunjukkan adanya…
-

Kontinensia Urine (L.04036)
I. Definisi dan Penjelasan Ilmiah Inkontinensia Urine Urgensi (D.0044) adalah kondisi pengeluaran urine yang tidak terkendali yang terjadi segera setelah ada keinginan kuat (urgensi) untuk berkemih. Secara patofisiologis, hal ini berkaitan dengan kontraksi otot detrusor yang tidak stabil atau hiperaktif (sering disebut sebagai overactive bladder). Luaran utama Kontinensia Urine (L.04036) difokuskan pada pemulihan kemampuan menunda…
-

Kontinensia Urine (L.04036)
I. Definisi dan Penjelasan Ilmiah Inkontinensia Urine Stres (D.0046) didefinisikan secara ilmiah sebagai kebocoran urine yang terjadi secara mendadak dan involunter akibat peningkatan tekanan intra-abdomen. Secara patofisiologis, kondisi ini sering kali disebabkan oleh melemahnya otot-otot dasar panggul (pelvic floor) atau kegagalan fungsi sfingter uretra dalam menahan tekanan saat individu melakukan aktivitas seperti batuk, bersin, tertawa,…
